PENIKMAT SENJA

Orang Bodoh Yang Tak Kunjung Pintar. Di Jalan Yang Semoga Jalan-Nya

SOMBONG, ANGKUH dan AROGAN

Banyak dari kita yang tak bisa menahan satu sifat ini ketika kita, mereka, aku, kamu dan kalian melihat orang lain behagia atau senang dari kita sendiri. Sombong mungkin yang aku maksud dalam kutipan kali ini, salah satu sifat ini mungkin sering dan bahkan setiap detik bisa muncul dari kita dan itu semua bersumber dari apa yang kita liha dan kita rasa, akal pun mulai meneria apa yang diterima oleh mata, tapi akal tidak bisa bekerja sepenuhnya akan yang dikerjakan mata, disini yang paling penting dari semuanya yaitu HATI. jika hati kita dapat terang makan positiflah yang akan diperoleh, tapi jika sebaliknya maka negatif sudah jelas jadi ujungnya.

Tak terlalu banyak ungkapan dari saya teman, mungkin dalam artikel ini dapat menjadi resep bagi kita semua yang membacanya. ini adalah pesan dari Imam Ghozali agar kita tak mudah untuk bersifat sombong, angkuh, dan, arogan refrensi ini dapat dalam kitab Ikhya' Ulumuddin yakni salah satu kitab ternama dari beliau :

"Jika berjumpa dengan kanak-kanak, anggaplah kanak-kanak itu lebih mulia daripada kita, karena kanak-kanak ini belum banyak melakukan dosa daripada kita"
 "Apabila bertemu dengan orang tua, anggaplah dia lebih mulia daripada kita karena dia sudah lama beribadat"

"Jika berjumpa dengan orang alim, anggaplah dia lebih mulia daripada kita karena banyak ilmu yang telah mereka pelajari dan ketahui"

"Apabila melihat orang jahil, anggaplah mereka lebih mulia daripada kita karena mereka membuat dosa dalam kejahilan, sedangkan kita membuat dosa dalam keadaan mengetahui"

"Jika melihat orang jahat, jangan anggap kita lebih mulia karena mungkin satu hari nanti dia akan insaf dan bertaubat atas kesalahannya"

"Apabila bertemu dengan orang kafir, katakan didalam hati bahwa mungkin pada suatu hari nanti mereka akan diberi hidayah oleh Allah dan akan memeluk Islam, maka segala dosa mereka akan diampuni oleh Allah"

Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "SOMBONG, ANGKUH dan AROGAN"