Thursday, May 28, 2015

KETIKA DIRIMU DIABAIKAN 0LEH SESEORANG



.
Sahabat Ku,,,
Ketika seuntai senyum tulusmu
kepada seseorang tak
terbalaskan...
Yakinlah bahwa Allah ta'ala akan
selalu tersenyum kepadamu.
.
Ketika tegur sapamu kepada
seseorang tak terjawabkan...
Yakinlah bahwa Allah ta'ala akan
selalu menyambut sapaanmu.
.
Ketika kepercayaan yang engkau
titipkan kepada seseorang
dikhianati...
Yakinlah bahwa Allah ta'ala akan
selalu menepati janji-janji-Nya .
.
Ketika seberkas harapanmu
kepada seseorang disia-siakan...
Yakinlah bahwa Allah ta'ala akan
selalu bersama dalam setiap
langkahmu.
.
Dan ketika ungkapan kasih
sayang sucimu kepada seseorang
terabaikan...
Yakinlah bahwa Allah ta'ala akan
memberimu pengganti yang lebih
baik di masa yang akan datang.
Insya Allah...

Ada 4 Cara Allah Memberi Rezeki Kepada Makhluk-Nya



1. REZEKI TINGKAT PERTAMA (YANG DIJAMIN OLEH ALLAH)
"Tidak suatu binatangpun (termasuk manusia) yg bergerak di atas bumi ini yg tdk dijamin oleh Allah rezekinya."(QS. 11: 6)
Artinya Allah akan memberikan kesehatan,makan,minum utk seluruh makhluk hidup di dunia ini. Ini adalah rezeki dasar yg terendah.
2. REZEKI TINGKAT KEDUA
"Tidaklah manusia mendapat apa-apa kecuali apa yg telah dikerjakannya" (QS. 53: 39)
Allah akan memberikan rezeki sesuai dengan apa yg dikerjakannya. Jika ia bekerja dua jam, dapatlah hasil yg dua jam. Jika kerja lebih lama, lebih rajin, lebih berilmu, lebih sungguh2, ia akan mendapat lebih banyak. Tdk pandang dia itu muslim atau kafir.
3. REZEKI TINGKAT KETIGA
“... Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS. 14: 7)
Inilah rezeki yang disayang Allah. Orang2 yg pandai bersyukur akan dapat merasakan kasih sayang Allah & mendapat rezeki yg lebih banyak. Itulah Janji Allah! Orang yg pandai bersyukurlah yg dapat hidup bahagia, sejahtera & tentram. Usahanya akan sangat sukses, karena Allah tambahkan selalu.
4. REZEKI KE EMPAT
(UNTUK ORANG2 BERIMAN DAN BERTAQWA)
".... Barangsiapa yg bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yg tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yg bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap2 sesuatu.”
(QS.Ath-Thalaq/65:2-3)
Peringkat rezeki yg ke empat ini adalah rezeki yg istimewa, tidak semua orang bisa meraihnya. Orang istimewa ini (orang-orang yg bertaqwa) adalah orang yg benar2 dicintai & dipercaya oleh Allah utk memakmurkan atau mengatur kekayaan Allah di bumi ini.

Tuesday, May 19, 2015

Nobody Is Perfect I am Nobody

Kesempurnaan hanya milik Allah Subhanahu Wa Ta’ala, benar! Tak ada yang meragukan ini termasuk aku, kamu, kita. Namun, masih banyak yang meragukan bahwa dirinya bisa menerima orang yang kurang sempurna menurutnya.
Alasannya sih, karena kalau cocok dengan impian bisa membuat sebuah perkawinan menjadi langgeng, benarkah? Kamu mungkin bisa membayangkan, betapa bahagianya seseorang yang mendapatkan orang yang diimpikan dan dicintainya menjadi belahan jiwa setelah akad. Aku pun yakin kalau kamu mempunya impian yang sama.
Kelanggengan sebuah pernikahan bukan hanya karena kamu menikah dengan pilihanmu, orang yang kamu cintai, atau orang yang menurutmu dan membuatmu sempurna, tapi karena kamu dan dia bisa saling menerima keadaan masing-masing, keadaan dimana kalian tidak pernah bisa sempurna.
Ketika kesempurnaan itu menjadi sebuah inti dari impian, maka yakinlah kamu akan kecewa. Jika suatu saat nanti pasanganmu melakukan sesuatu yang jauh dari rasa sempurnamu, kamu akan merasa bahwa kamu telah dikhianati olehnya. Padahal yang mengkhianatimu adalah impian kesempurnaanmu.
Kita sempurna jika kita mau menerima ketidaksempurnaan. Jika kamu ingin mencari kesempurnaan dari seseorang, maka kamu tak akan pernah menemukannya.
Wallahua’lam bish Shawwab.

Tuesday, May 12, 2015

Mawar Untuk Ibu



Seorang  pria  berhenti  di  toko  bunga  untuk  memesan  seikat  karangan
bunga  yang  akan  dipaketkan  pada  sang  ibu  yang  tinggal  sejauh  250  km
darinya. Begitu keluar dari mobilnya, ia melihat seorang gadis kecil berdiri
di  trotoar  jalan  sambil  menangis  tersedu-sedu.  Pria  itu  menanyainya
kenapa  dan  dijawab  oleh  gadis  kecil,  "Saya  ingin  membeli  setangkai
bunga  mawar  merah  untuk  ibu  saya.  Tapi  saya  cuma  punya  uang  lima
ratus saja, sedangkan harga mawar itu seribu."

Pria itu tersenyum dan berkata. "Ayo ikut. aku akan membelikanmu bunga
yang  kau  mau."  Kemudian  ia  membelikan  gadis  kecil  itu  setangkai  mawar
merah,  sekaligus  memesankan  karangan  bunga  untuk  dikirimkan  ke
ibunya.

Ketika  selesai  dan  hendak  pulang,  ia  menawarkan  diri  untuk  mengantar
gadis kecil itu pulang ke rumah. Gadis kecil itu melonjak gembira, katanya,
"Ya tentu saja. Maukah anda mengantarkan ke tempat ibu saya?"

Kemudian  mereka  berdua  menuju  ke  tempat  yang  ditunjukkan  gadis  kecil
itu,  yaitu  pemakaman  umum.  dimana  lalu  gadis  kecil  itu  meletakkan
bunganya pada sebuah kuburan yang masih basah.

Melihat  hal  ini,  hati  pria  itu  menjadi  trenyuh  dan  teringat  sesuatu.
Bergegas,  ia  kembali  menuju  ke  toko  bunga  tadi  dan  membatalkan
kirimannya, la mengambil karangan bunga yang  di pesannya dan
mengendarai sendiri kendaraannya sejauh 250 km menuju rumah ibunya.

(diadaptasi dari: Rose for Mama -  C.W. McCall)

Sunday, March 15, 2015

Renunhkanlah 2

MENGAPA ORANG BAIK SERING TERSAKITI?
Karena orang baik selalu mendahulukan orang lain. Dalam
ruang kebahagiaannya, ia tak menyediakan untuk dirinya
sendiri, kecuali hanya sedikit.
MENGAPA ORANG BAIK KERAP TERTIPU?
Karena orang baik selalu memandang orang lain tulus
seperti dirinya. Ia tak menyisakan sedikitpun prasangka
bahwa orang yg ia pandang penyayang mampu
mengkhianatinya.

Sunday, March 8, 2015

Berhati-hatilah Dengan Pujian


Pujian  mungkin  bisa  menumbuhkan  kepercayaan  diri.  Namun  pujian
adalah  rangkaian  kata-kata  yang  harus  anda  waspadai.  Ketika  anda
menerima  pujian,  dalam  hati  anda  tersanjung,  lalu  mengangguk-angguk
membenarkannya.  Sesaat  kesadaran  anda  lenyap  terbuai  oleh  perasaan
yang  luar  biasa  nikmat.  Ini  keruntuhan  pertama.  Berhati-hatilah  dengan
pujian.  Perlakukan  ia  seperti  anda  melihat  ular  berkulit  indah  namun
menyemburkan  racun.  Keruntuhan  selanjutnya  terjadi,  bila  anda  mulai
berkarya karena mengharap pujian.

Pujian itu bagai air laut. Semakin banyak diminum, semakin hauslah anda.
la  membunuh  anda  perlahan-lahan.  Bukan  karena  terlalu  banyak  garam
yang  anda  reguk.  Namun,  karena  kerakusan  anda  yang  tak  terpuaskan.
Bekerjalah  dengan  tulus,  karena  anda  memiliki  tujuan  mulia  untuk
ditunaikan. Siapkan keranjang sampah besar untuk menyingkirkan semua
pujian  yang  datang.  Anda  sama  sekali  tak  memerlukan  pujian.  Anda
                                                  memiliki jalan anda sendiri

Saturday, March 7, 2015

Anugerah Yang Paling Berharga


Ada  sebuah  telaga  indah.  Airnya  sejuk,  jernih  dan  tenang.  Permukaannya berkilauan,  bukan  hanya  karena  memantulkan  sinar  rembulan,  namun batu-batu  pualam  yang  ada  di dasarnya  juga  memancarkan  cahaya. Kedamaian  selalu meliputinya.  Sayangnya,  telaga  itu  tak  mudah  di jangkau, la terletak di tengah hutan lebat yang dipagari oleh semak berduri. Pepohonan tinggi dan binatang buas menghadang setiap langkah ke sana. Siapa  pun  yang  mampu  menemui  dan  mereguk keindahannya,  raja  rimba pun tunduk dan patuh padanya.

Telaga  itu  adalah  hati  nurani  anda.  yang  senantiasa menyerukan ketentraman batin. Kesejukan regukan airnya memberi makna pada hidup anda. Sedangkan rimba lebat penuh onak dan binatang buas adalah wujud dari  pikiran,  emosi,  hawa  nafsu  dan  persepsi  indrawi  yang  selalu menghalangi  jalan  anda.  Tanpa  disadari  ia  pun  dapat  melukai  diri  anda. Namun,  bila  anda  telah  menemukan  suara  hati  nurani  itu. maka  kekuatan dan kedamaian melingkupi anda. Temukan telaga jernih milik anda. Itulah anugrah paling berharga yang harus anda pegang teguh dalam hidup ini.

SEMOGA BERMANFAAT DAN BAROKAH 
AMIN !!!

Friday, March 6, 2015

Belajar Menghargai Mengerti Menerima

Sudah menjadi kebiasaan manusia yang tak akan pernah puas dengan sejuta keinginan yang terpendam dalam pikiran. Tak urung setiap manusia mudah sekali terserang dengan “bosan” “jenuh” ya kurasa dari kita semua pasti akan menemui fase ini. Tak bisa aku munafik karena aku juga sering kali terjatuh dalam keadaan seperti ini, tak jarang pula aku larut seperti ini, awal memang tak terasa tapi lama-lama penyesalan yang muncul. Tapi kadang aku bersyukur karena yang sering terjadi seperti ini urusan dengan barang tidak dengan rasa atau yang para remaja sekarang bicara Cinta Sayang. Tapi bagaimana pun itu bentuknya tetep tidak baik buat diri kita sendiri atau orang lain.

Mengenal Diri

Selamat pagi teman teman pembaca setia ku :D
Kita sering kali bicara " ini hidup kita, sesuka hati kita, kenapa kalian urusin hidup ku"
Aku yakin pasti ada salah satu dari kita tak jarang mengatakan seperti ini. Memang ada benarnya sih!! Tapi tunggu dulu teman.. ini memang hidup kita, tapi kita hidup berbagi dengan sesama manusia dan mereka juga mempunyai hati seperti halnya kita sendiri, alangkah baik kita menghargai orang lain, bukan malah menggumam dan kesal. Jika kalian di posisi mereka pasti sakit rasanya!! Diingatkan malah kenak omongan seperti itu. Pesan saya "bijaklah dalam memilah, hanya karena sesuatu kita sepelekan yang selalu menghargai kita"

Langsung saja!!! Semoga Bermanfaat dan barokah, amiin 
aku kutip ini dari buku tapi lupa :D maaf yaa

Tugas Kita Adalah Berikhtiyar


Ketika orang lain berbicara sejuta basa, tetaplah anda bekerja. Cangkullah sawah itu  dan  taburi  dengan  benih.  Ketika orang  lain  berdiam  tak  tahu harus berkata  apa.  teruskan  kerja  anda.  Siangi dan  airi  putik-putik  yang baru bertunas itu. Ketika orang lain saling tuding saling hunus, bekerjalah dalam  istirahat  anda.
Senandungkan  seranai  pengundang  angin dan gerimis.  

Tuesday, March 3, 2015

Sebuah Renungan

Kalau  kita  mencoba  untuk  merenung sejenak  dan  melupakan  semua kesibukan sehari-hari  maka  kita  akan  menyadari bahwa  manusia  jaman sekarang  ini paling  lama  umurnya  80  tahun.  Itupun sudah  termasuk panjang umur.

Tetapi  kita  sering  lupa  akan  hal  ini sehingga  kita  mati-matian  mengejar uang, harta, jabatan dan mengabaikan hati nurani kita. Kita menginjak dan menghina orang  yang  tidak  seberuntung  kita  dan kita  menjilat  serta mencari muka terhadap orang kaya dan berpangkat.

cermin positif


Mengkritik  itu  mudah,  karena  melihat  kesalahan  orang  lain  itu  gampang.
Namun  kritik  yang  didasari  oleh  mencari-cari  kesalahan  orang  lain  tak
mungkin  dapat  mempermudah  keadaan.Anda  tak  perlu  menghabiskan
waktu  dan  tenaga  anda  untuk  menilai  apakah  orang  lain  telah  berbuat
salah  atau  benar.Karena  itu  sangat  mudah!  Yang  sulit  adalah  melihat
kesalahan   diri   sendiri.   Waspadailah   bila   anda   begitu   pandai
mengkritik.Jangan-jangan  anda  tak  mampu  lagi  melihat  kebenaran.  Dan
sebuta-butanya  orang  ialah  mereka  yang  tak  bisa  menangkap  cahaya
kebenaran.

Monday, March 2, 2015

PERBINCANGAN LAHIR DAN BATIN


jiwa ini semakin tak kuasa, hantaman palu pun tak akan terasa, sabitan tanjamnya waktu serasa membunuhku perlahan. Ketakutan dan kekhawatiranku menjadi kenyataan yang dulu sempat dianggap biasa dan berujung binasa. Entah akan lari kemana lagi aku,  aku seperti daun jatuh dari pohon yang tertiup angin tak mengerti mata angin hanya berharap aku tetap bisa menyimpannya. Aku tak lelah bukan juga tak kuat, aku hanya perfikir kenapa semua itu bisa terjadi secara perlahan dan pasti, aku mencoba memandangi kaca tapi tetap sama semu yang ku dapat. Aku mencoba meraungkan wajahku ke sungai diaman kita dulu pernah bersama, entah air yang keruh atau aku yang terlalu kotor.

Tangan kananku mulai kaku seperti es, ku tulis ini hanya dengan tangan kiri dan ingin kusembunyikan dari tangan kananku, aku tak ingin menyakiti mereka. Tuhan… kalau ini sudah menjadi cobaku atau hukum atas karmaku, maka aku ingin yang lebih berat, aku tak menyalahkan siapa atau apa dalam keadaan ini, hanya diriku ini yang perlu disingkirkan.  “harapku dalam hati”